Berkomitmen, Disiplin, Dan Bertanggung Jawab

Saya melihat, Tenri tumbuh dengan banyak bakat yang semuanya luar biasa, sehingga kami tidak perlu susah-susah mencari dan mengembangkannya, cukup mengarahkan dan mendukung. Apalagi Tenri memiliki ambisi yang sangat kuat untuk mengembangkan bakatnya dan meraih apa yang diinginkannya. Ia juga sangat disiplin, berkomitmen, dan bertanggung jawab terhadap apa yang sudah ia pilih.

Baca juga : Beasiswa d3 ke S1 Luar Negeri

Misalnya, ketika ia memutuskan ikut lomba pidato, maka ia berusaha keras untuk berlatih. Biasanya ia berlatih setiap habis salat subuh, menghafal teks pidatonya, karena ia sekolah pagi hingga jam tiga sore dan malamnya harus mengulang pelajaran. Demikian pula dengan menggambar dan menulis cerita, Tenri terus berlatih dan berlatih, ditambah dengan membaca banyak sekali buku cerita, sehingga kemampuan menulisnya terus berkembang.

Saya dan ayahnya biasanya tinggal mengevaluasi dari hasil latihan Tenri. Misalnya, setelah menghafal teks pidato, ia akan menunjukkan kepada kami. Nah, di sini kami akan menilai kekurangan-kekurangannya dan meminta untuk diperbaiki. Tetapi, kalau ia akan ikut lomba tingkat nasional biasanya latihan dibantu oleh guru-guru sekolahnya, karena persiapannya harus lebih matang mengingat lawan-lawan yang akan dihadapi pasti sangat berat.

Untungnya, Tenri selalu memerhatikan masukanmasukan yang diberikan, sehingga ia berhasil menyabet berbagai penghargaan baik lokal, nasional, maupun internasional. Ke depannya, saya pun akan mendukung penuh keinginan Tenri untuk menjadi pengacara. Pendidikan tinggi harus ia tempuh, sementara bakatbakat yang dimilikinya biarkan menjadi hobi yang akan mendukung karirnya kelak.

Hari libur mama dilupakan “Maczie, tuh, kalau sudah bercanda dengan saya bisa ketawa ngakak sampai guling-guling. Kalau papanya libur kerja, Sabtu dan Minggu, misalnya, dia akan lupa sama mamanya. Jangankan di gendong, noleh mamanya aja tidak. Sebenarnya, gendong Maczie, ampun…, sebab berat. Tapi, ada aja akalnya untuk minta gendong, salah satunya kalau disuruh tidur malam pasti susah banget. Kalau dibujuk, diiming-iming gendong Papa, dia langsung mau, lalu tidur deh.” Dimas Sandi Kresnha, papa dari Mackenzie Pramudya Adskhan (3,10).

Sumber : https://ausbildung.co.id/

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *