LG Servis Center

Tahun 2012 lalu, PT. LG Electronics Indonesia memberikan layanan yang bergerak atau disebut dengan “LG Service Bus”. Layanan ini dihadirkan untuk menjawab kebutuhan konsumen akan layanan purna jual yang mumpuni.

Dalam proses service, pihak LG Mobile akan memberikan sejumlah tenaga teknisi yang andal ketika melakukan perbaikan perangkat ponsel. Ada pula penerapan metode tatap muka (face to face) langsung antara teknisi dengan pemilik ponsel, sehingga memungkinkan pemilik ponsel dapat langsung menyampaikan permasalahan yang dihadapi dan mengetahui perbaikan yang diperlukan.

Sedangkan pada gerai service centre resminya, LG Mobile akan menyediakan kelengkapan untuk mengunduh beberapa aplikasi gratis, mulai dari permainan sampai nada dering. LG Mobile juga memberikan program layanan LG SIAP (Service Antar Ponsel), dimana program ini memberikan layanan antar bagi setiap pengguna ponsel LG Mobile dalam masa garansi yang membutuhkan masa lebih dari satu hari untuk perbaikan ponselnya.

 

Layanan After Sales Mulai Menjanjikan

Tak kenal maka tak sayang. Jika Anda masih tidak tahu banyak soal layanan after sales, secara garis besar akan memberikan beberapa layanan after sales yang diberikan oleh lima brand besar yang ada di Indonesia. Barangkali bisa jadi referensi tambahan untuk dipertimbangkan saat memilih ponsel nantinya. Berikut penjelasannya: Xperia™ Care Melalui layanan after salesnya, Sony memberikan layanan berupa Xperia™ Care.

Baca juga : Net89

Dalam layanan ini Sony berani memberikan jaminan proses perbaikan yang bisa selesai paling lama 2 minggu. Jika sampai lewat hari ke-14 belum beres, pihak Sony akan menukar ponsel Anda dengan unit yang baru dengan model yang sama. Jenis kerusakan yang dijamin selesai dalam jangka waktu tersebut adalah yang termasuk dalam persyaratan dan masih masuk batasan garansi.

Xperia™ Care ini memberikan kesempatan bagi para konsumen untuk dapat berkonsultasi mengenai smartphone Xperia™ mereka. Konsumen juga bisa merasakan pengalaman hiburan degnan terkoneksi dari rangkaian smartphone dan aksesori Xperia™ yang inovatif.

Samsung Service Centre

Seakan juga ingin memuaskan konsumennya, Samsung juga menghadirkan Samsung Service Centre. Layanan after sales ini akan membantu konsumen dalam mengatasi setiap permasalahan seputar ponsel Samsung, baik service, perbaikan, maupun keluhan terhadap kerusakan unit handphone. Dalam layanan ini, Samsung menerima perbaikan dan service baik yang masih dalam masa garansi atau pun non garansi. Selain itu, Samsung Service Centre juga menyediakan suku cadang asli sehingga para pemilik ponsel tak perlu lagi melakukan perbaikan ke gerai tidak resmi.

Bagi konsumen juga diberikan garansi 1 tahun untuk perbaikan dengan cara melampirkan kartu garansi atau nota pembelian. Semua biaya perbaikan maupun servis akan ditanggung oleh Samsung, sedangkan untuk non garansi biaya ditanggung oleh pemilik sesuai kerusakan. Yang perlu dicermati bahwa Samsung tidak menerima perbaikan jika ponsel Anda sudah pernah dibongkar oleh teknisi yang bukan berasal dari gerai resmi.

Selain itu juga garansi tidak akan berlaku jika segel hologram yang menempel di produk rusak, kerusakan yang disebabkan kesalahan user seperti terjatuh, terkena air dan LCD display retak atau pecah. Suku cadang pun juga ready stock. Jika kerusakan mengharuskan konsumen mengganti spare part, dan selama spare part ready stock maka akan diperbaiki langsung. Namun, jika spare part yang dibutuhkan sedang kosong maka konsumen harus menunggu paling lama 3 hari.

Blackberry

Expert Centre Dari BlackBerry memberikan layanan after sales melaui BlackBerry Expert Centre. Layanan purna jual ini akan memberikan kecepatan pelayanan, baik untuk konsultasi maupun perbaikan yang terjamin. Selain itu BlackBerry juga memberikan kemudahan dan selalu menggunakan 100% komponen asli.

Di BlackBerry Expert Centre selain memberikan layanan purnajual yang komprehensif, juga memberikan pelayanan mempertahankan perbaikan handset yang sudah ada, tanpa adanya pergantian PIN. Namun untuk mendapatkan kenyamanan ini, handset yang Anda miliki harus mengantongi garansi resmi dari BlackBerry. Selain perbaikan untuk handset dan upgrade software, BlackBerry Expert Centre juga menawarkan layanan perbaikan yang tidak dapat diselesaikan di lokasi. Layanan perbaikan itu akan ditangani oleh ahli terlatih di sebuah pabrik khusus yang berbasis di Indonesia.

 

Meet “Miss World”, Sony Xperia Z3

Dari IFA 2014, Berlin, Jerman, hanya Sony yang paling bikin heboh. Kompetitor lainnya tampil biasa saja. Seminggu kemudian, giliran Asia Pasifi k didatangi. Masih mengusung tiga keluarga Z baru (Sony Xperia Z3, Xperia Z3 Compact dan Xperia Z3 Tablet Compact), satu seri keluarga E (Sony Xperia E3), dan dua gawai pakai (Smartwatch 3 dan SmartBand Talk). Tetapi yang jadi bintang tetaplah Xperia Z3. Si idola baru. Menjajal seri ini di Marina Bay Sands, Singapore, 16 September silam. Sayang waktu membatasi persuaan ini. Tapi ia janji akan segera tiba di Indonesia pada Oktober tahun ini.

Baca juga : harga iphone

Sooo.. Sexy! Ingin rasanya cepat-cepat meletakkan Z1 atau Z2. Sebab, tiba-tiba muncul “Miss World” yang lebih sexy. Sudah begitu dengan “busana” kelir Cooper dan Silver Green yang belum pernah dipamerkan Sony sebelumnya. Bazzle (space di antara batas layar kiri dan kanan dengan pinggir ponsel) makin tipis. Tak pelak raut layar terlihat lebih lega, luas. Balutan layar Triluminous, LED Live Colour dan X-Reality sungguh membikin layar lebih berbinar. Tak kusam seperti Z1.

Dan, jauh sekali bedanya. Ramping betul vital size bodinya. Bukan soal panjang dan lebar, tetapi tebalnya yang turun nyaris 1 mm ketimbang Xperia Z2. Ia hanya 7,3 mm saja. Memandang setiap bagian ujung, membuyarkan kesan kaku. Lekukan yang cerdas, dengan bingkai aluminium yang bersih dan rapi. Sisi samping itu tak lalu membuat sudut 90 derajat.

Melainkan dibuat rounded. Menyatu pula dengan beberapa slot dan tombol. “Great design,” cetus John Featherstone, VP SEAO, Sony Mobile Communications mencoba membuat istilah yang pas. Sang idola ternyata jagoan “renang”. Bahkan hingga kedalaman 1,5 meter selama 30 menit. Tak heran kalau ia menyabet serifi kat paling tinggi di dunia uji debu dan air, IP68 namanya. Sekadar info, Xperia Z2 hanya dapat medali IP58. Makin jatuh hati dibuatnya.

No Need Teve! Soal menikmati aura suara harus segera dihentikan agar tak kebablasan. pindahkan ke sebuah aplikasi bernama Remote Play. Kebetulan ada mesin PlayStation 4 dan televisi 42 inci. Wow, si Xperia Z3 makin “nakal” merayu untuk habiskan waktu bermain game Need for Speed. Ngajak balapan dia. Baiklah. Masalahnya, si idola ternyata iri dengan televisi. Maklum televisi 4K Sony luas punya. Jelas Xperia Z3 kalah lega. Tapi, ia janjikan main game sambil rebahan, tidur-tiduran, atau terserah Anda, di mana saja. Asalkan, ia tetap terhubung ke mesin PS4 dengan Wi-Fi, semua urusan main game akan beres. Betul saja, walhasil ogah berdiri. Tanpa televisi pun jadi. Stik gamnya pake saja punya PS4 orisinil.

Bye Low Light Menjelang gelap, ajak si idola jalan-jalan menikmati senja Singapura. Ia mengaku punya banyak kegunaan kali ini. Lebih beragam ketimbang Xperia Z2. Selidik punya selidik ternyata benar. Tawarannya ada Sound Photo, AR Fun, Face In, Background defocus dan YouTube Live. Fitur macam Superior Auto, Manual, AR Eff ect, Sweep Panorama, Video Shot 4K, masih ada. Masih pula memakai kamera 20,7 MP dengan sensor Exmor RS, engine BIONZ, tetapi lensanya (G Lens) di-upgrade. Lalu, ditambahkan opsi ISO sampai 12.800. Dulu mentok di 3.200. Gunanya agar ketika bekerja di kondisi low light, hasil potretan tetap jelas. Tetapi yang bikin penasaran adalah, tawaran merekam video dengan fi tur MultiCamera. Du atau lebih Xperia Z3 dengan tripod saling mengarah ke objek yang sama namun dengan angle berbeda Masing-masing merekam dengan dua frame terlihat di layar. Hasilnya video keren. Ini cocok buat pembua fi lm pendek. Tepat di depan Marina Bay Sands, kamera bekerja memotret senja. Termasuk menggunakan setingan Manual ketika melihat image band legendaries, The Rolling Stones yang cukup besar di sebuah butik jam. Sampai ketemu di Indonesia, wahai sang “Miss World”.