Bawang Putih Si Pelawan Hipertensi

Data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut, minimal satu dari tiga orang dewasa di dunia menderita hipertensi. Artinya tidak kurang dari 1 miliar orang de wasa mengalami hipertensi (darah tinggi) di seluruh dunia. Sementara ber dasarkan hasil Riset Kesehatan Dasar 2013, hipertensi masih banyak di temukan pada pelayanan kesehatan de ngan prevalensi yang tinggi sebesar 25,8%. Menurut Agus Rahmadi, Direktur Kli nik Sehat, salah satu faktor pendorong timbulnya penyakit berbahaya se perti stroke dan jantung ini masih be lum diketahui penyebabnya secara pasti. Namun diduga banyak faktor pencetus salah satunya adalah stres. “Konsumsi natrium (garam) dan aktivi tas berlebihan juga turut menyebabkan darah tinggi,” kata Agus saat ditemui AGRINA belum lama ini di Jakarta.

website : kota-bunga.net

Sirkulasi Pembuluh Darah Dokter sekaligus herbalis ini memaparkan, tekanan di pembuluh darah timbul karena adanya pembuluh darah yang menciut atau terjadinya vaso konstriksi. Ia mengibaratkan pembuluh darah se bagai selang kecil dan darah dianalogikan debit air yang melewatinya. “Seperti selang kecil tapi debit airnya banyak, itu yang menyebabkan daya lentur selang tersebut menjadi keras. Debit airnya banyak tapi selangnya kecil, akibatnya te kanan meningkat, selangnya harus di lebarkan,” cerita alumnus Fakultas Ke dokteran, Universitas Diponegoro, Semarang, ini. Agus melanjutkan, jantung yang bertugas memompa darah, dan bila te kanan semakin meningkat bisa menyebabkan pecahnya pembuluh darah di beberapa tempat.

Salah satunya di otak yang menimbulkan stroke. “Ba yangkan selang kecil tetapi debitnya ba nyak dan kencang, pompanya tertahan, dan kelamaan akan jebol,” ungkapnya. Mengobati hipertensi harus dilakukan secara komperhensif dan perlu mem perhatikan beberapa aspek. Kerak-kerak yang tertimbun di pembuluh darah harus dikikis supaya aliran darah lancar. Khasiat Bawang Putih Bawang putih punya khasiat untuk mencegah hipertensi. Agus menjabarkan, bawang putih memilliki efek antiagregasi platelet yang berfungsi sebagai pengencer dan pelancar sirkulasi darah sehingga tekanan tidak terlalu kencang. Tanaman bernama ilmiah Allium sativum ini juga mengandung antiagre gasi trombosit yang bisa mengencerkan darah.

Antusiasme Petani Menyambut Kiprah Drone

Setelah mendapat respon positif pada acara Pekan Peramalan OPT II di BBPOPT Jatisari, Karawang, Mei silam, PT Agricon mensosialisasikan aplikasi drone sebagai alat semprot pupuk dan pestisida langsung kepada para petani. Regional Sales Manager wilayah Jawa Barat PT Agricon, Hermawan Sisnanto, berujar, drone (mesin terbang tanpa awak) sudah digunakan di lahan perkebunan terutama sawit untuk menghitung pohon sawit, memantau, memetakan, dan lain-lain. “Untuk bidang pertanian sudah saatnya dimulai,” ungkapnya dengan semangat saat demo drone oleh PT Agricon di Pama nukan, Subang, Jabar, Rabu (20/7). Efektif dan Hemat Air Hermawan melanjutkan, teknologi penyemprotan de ngan drone telah diuji coba peneliti BB Padi meng gunakan sensitive paper sebagai para meter dan hasilnya baik. “De ngan drone, satu hektar pe nyemprotan berisi fungisida Blas atau Inari atau lainnya butuh waktu 2-3 jam. Semua permukaan daun ter semprot secara merata.

Sedangkan jika menggunakan alat semprot manual butuh satu hari dengan luasan yang sama, dan hasilnya belum tentu merata,” paparnya. Deni Cahya Alamsyah, Technical Support Manager PT Agricon menimpali, penyemprotan tersebut hemat air, hanya butuh 24 liter/ha. Sementara cara manual perlu 400 – 600 liter/ha. “Penyemprotan drone menggunakan formulasi RTU (Ready to Use) atau racun siap pakai. Racun tidak perlu dicampur air lagi dan volu menya kecil (Ultra Low Volume-ULV),” ulas Deni. Untuk mengetahui tingkat kerataan penyemprotan, disebarkan sensitive paper pada lahan de mo. Volume airnya sebanyak 8 liter dengan butir semprot berukuran 200 – 400 mikron. Pe nyemprotan menggunakan drone berlangsung 5 – 6 menit, sedangkan cara manual lebih dari 15 menit dengan volume yang sama. Menurut Deni, kecilnya butir semprot pestisida akan menempel langsung pada hama. “Semakin halus droplet semakin efektif karena tepat sasaran dan tidak gampang luruh dari permukaan daun. Namun droplet yang terlalu halus (di bawah 100 mikron) juga tidak terlalu baik karena mudah me nguap dan dapat terhirup,” katanya. Penyemprotan manual juga dilakukan saat itu.

Hasilnya disandingkan dengan pe nyemprotan menggunakan drone. Para petani dapat menilai langsung mana hasil yang lebih baik dan efisien. Respon Positif Sosialisasi drone tersebut mendapat tanggapan positif para petani. Salah satunya H. Darmo. Baginya, dengan drone, pe nyemprotan bisa jadi mudah dan efektif. Petani padi dan mangga di Desa Bun der, Kec. Widasari, Indramayu, Jabar, itu menambah kan, penyem protan dengan dro ne juga cocok dilakukan di perkebunan mangga. Hal senada disampaikan Yoyo Suparyo, petani padi senior di Pa manukan, Subang. Ia berpendapat, dengan drone penyemprotan menjadi lebih efektif dan efisien. “Su lit nya mencari tenaga kerja bisa diatasi de ngan kehadiran drone ini,” tanggapnya. Selain menjual jasa penyemprotan, Agricon juga akan menyediakan jasa penyemprotan yang satu paket dengan pestisidanya sesuai keinginan petani. “Tidak usah lagi nyari-nyari tenaga kerja dan atur jadwal penyemprotan, kita yang akan men-setting semua, sehingga pertanaman padi itu bebas dari serangan hama, misalnya penggerek batang,” pungkasnya.

3 Makanan Pilihan Untuk Arisan

Keripik

Keripik merupakan menu arisan keluarga yang paling umum disajikan sebagai jajanan pengganjal perut. Makanan arisan ini dipilih salah satunya karena dapat dipesan dalam partai besar. Umumnya keripik dapat dibeli kiloan sehingga dapat mengakomodir kebutuhan tamu dalam jumlah besar. Tentu saja, strategi ini juga dapat menghemat budget Anda.

Menu untuk arisan nan murah meriah ini pun disukai orang Indonesia umumnya. Sehingga dapat menjangkau anggota keluarga lintas usia. Ada beberapa jenis keripik yang kerap disajikan sebagai menu arisan keluarga seperti keripik singkong, keripik tempe, keripik pisang dan keripik ubi ungu.

Pisang goreng

Anda juga bisa menyajikan pisang goreng sebagai menu arisan keluarga untuk mengganjal perut. Pisang goreng dapat menjadi makanan penutup yang pas di akhir acara. Menu makanan ringan ini juga dapat disajikan menggunakan taburan keju dan cokelat lho.

Tempe dan tahu goreng

Selain pisang goreng, makanan arisan lainnya yang dapat mengganjal perut yaitu tempe dan tahu goreng. Jajanan murah meriah ini memang digemari banyak orang, selain itu menu ini juga terbilang timeless dapat dihidangkan sebagai menu arisan keluarga siang hari maupun menu arisan keluarga malam hari.

Tempe goreng yang disajikan pada hajatan arisan umumnya diiris tipis dan dijadikan mendoan maupun tempe goreng tepung. Tahu goreng pun demikian, bahkan ada pula yang diolah menggunakan isian berupa mie, sayur maupun bakso.

Jika kamu memerlukan referensi untuk memilih makanan dan jasa catering silakan kunjungi serene.id