Kriteria dan Penilaian Bangunan Hijau dari GBCI

Tepat Guna Lahan (Appropriate Site Development)

Kriteria ini melihat bagaimana kaitan bangunan dengan lingkungan di sekitarnya, seperti keberadaan fasilitas umum di sekitar lokasi, akses pejalan kaki, penanganan limpahan air hujan, serta bagaimana membuat kondisi di dalam gedung sejuk (reducing heat-island effect).

Efsiensi Energi & Konservasi (Energy Efciency & Conservation)

Energi di Indonesia perlu didorong dengan menggunakan sumber energi alternatif. GBCI juga mendorong penghematan energi, serta bagaimana membuat bangunan/rumah tetap nyaman tanpa perlu menggunakan AC.

Baca juga : Distributor Genset di Balikpapan

Sumber dan Siklus Material (Material Resource & Cycle)

Mendorong penggunaan material ramah lingkungan, baik berupa material yang paling sedikit menimbulkan sampah, material daur ulang, ataupun material yang bebas racun.

Konservasi Air (Water Conservation)

Populasi manusia semakin meningkat, sedangkan ketersediaan air bersih kita kurang. PDAM di Jakarta misalnya, tidak mampu menyediakan 100% kebutuhan air bersih penduduk Jakarta. Perlu sebuah sistem untuk melindungi jumlah air tanah sehingga ketersediaan air tetap terjaga.

Kesehatan dan Kenyamanan dalam Ruang (Indoor Air Health and Comfort)

Kualitas udara dalam ruang yang buruk dapat menimbulkan gejala-gejala gangguan kesehatan pada manusia—yang biasa disebut dengan sick building syndrom (SBS). Gejala ini meliputi sakit kepala, pusing, batuk, sesak napas, bersin-bersin, pilek, iritasi mata, pegal-pegal, mata kering, gejala flu, dan depresi. Pengendalian kualitas udara dalam ruang memerlukan strategi yang baik sehingga produktivitas dan tingkat okupansi gedung dapat berlangsung secara optimal.

Building Environment Management (BEM)

Hal ini berkaitan dengan bagaimana manajemen gedung dan kontraktor menerapkan proses ramah lingkungan.

Kantor Bank Indonesia, Solo

Peringkat yang dicapai: Gold. Peripode Januari 2014 – Januari 2017

GBC Indonesia mendaulat Kantor BI Solo karena berhasil menciptakan bangunan ramah lingkungan. Gedung ini mengedepankan efsiensi energi, seperti penggunaan wastafel otomatis yang akan menyala jika ada tangan yang mendekat dan mati ketika tangan menjauh, pengelolaan sampah, dan penggunaan solar cell (panel tenaga listrik) untuk memenuhi kebutuhan listrik sebanyak 30%. Selain itu, setiap air yang telah digunakan akan didaur ulang untuk menyiram tanaman.

Gedung Kantor Manajemen Pusat PT Dahana (Persero)

Peringkat yang dicapai: Platinum. Periode Januari 2012 – Januari 2015

Gedung yang biasa dikenal dengan nama Kampus Dahana ini telah mengantongi sertifkat bangunan hijau pada tahun 2012 silam. Kantor yang berada di Kecamatan Cibogo, Kabupaten Subang, Jawa Barat ini telah memenuhi standar yang telah ditetapkan GBC Indonesia, seperti tahan gempa dan keamanan untuk kebakaran gedung. Sementara fasilitas pendukung lainnya antara lain land efcient, energy efcient, water local & environmental friendly material, dan healthy indoor air.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *