Moratorium Vonis Mati bag5

Tim ini mendapati bahwa pemerintah salah menjatuhkan hukuman mati atas kasus Teja. Teja, yang tak tahu-menahu urusan narkotik, terseret setelah diminta Freddy menemui seorang lelaki dan harus mengaku sebagai Rudi. Saat kasus kepemilikan 1,4 juta pil ekstasi milik Freddy terkuak, Teja ikut diusut. Mula-mula dia cuma saksi, lama-kelamaan statusnya berubah menjadi tersangka dan akhirnya divonis mati. Jokowi semestinya sadar bahwa banyak kerawanan dalam pelaksanaan hukuman mati. Hukuman mati tak sepantasnya diterapkan. Manusia tak punya hak berperan sebagai Tuhan. Apalagi bila hukuman mencabut nyawa terpidana kasus narkotik ini digunakan sebagai alat kampanye politik demi popularitas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *