Pembuat Aplikasi I-dongeng Bag2

Memulai Bisnis

Arif melanjutkan kuliah S2 MBA ITB jurusan Entrepreneurship. Saat kuliah S2 ia semakin tertarik menekuni dunia bisnis. Karier entrepreneur Arif dimulai ketika ia mendirikan DengarSaya, sebuah Digital Production House. Model bisnisnya adalah client based dengan membuatkan marketing tool untuk corporate dalam bentuk audio, video, dan motion graphic 2D & 3D. Saat ini DengarSaya menjadi supporting marketing asset untuk AMPlifi ed. Dari sanalah, Arif miris melihat kebanyakan orang Indonesia mengonsumsi produk teknologi buatan luar negeri. Akhirnya Arif menciptakan AMPlifi ed de ngan dua pekerja paruh waktu dan anak magang, tetapi sekarang pekerjanya sudah mencapai 40 orang yang masuk di AMPliFAMILYied.

Baca juga : Beasiswa S1 Jerman Full

Arif dan kecintaannya terhadap anak – anak

Pria yang mengagumi sosok Dahlan Iskan ini ternyata sangat suka berada di dekat anak-anak. “Suka banget sama anak-anak, ya! Selain mereka lucu, ketika dikelilingi anak-anak, aku merasa mendapat energi. Aku suka faith-nya mereka, saat mereka bilang, ‘Aku mau jadi pilot, aku mau bikin ini, bikin itu!’ ya, bikin aja, just do it! Tanpa harus banyak mikir nanti kayak gimana,” ungkap Arif. Beberapa aplikasi yang ia buat pun terinspirasi dari anak-anak, salah satunya proyek yang sedang ia kerjakan yaitu SAKU. “SAKU itu nanti kita e- commerce seperti Lazada, Blibli, dan sebagainya, tetapi kita menjual produk hasil karya anak-anak panti asuhan, anak SLB, dan lain-lain.

Contoh barangnya seperti rajutan, kerudung, jaket, dan lain-lain. Kita mau menjual semua barang itu dan yang mengerjakan itu anak-anak panti, rencananya launching pada Januari atau Februari awal,” ungkapnya. Selain SAKU, Arif juga membuat aplikasi I-dongeng, yang merupakan aplika si dongeng untuk anak Indonesia dengan konten bahasa Indonesia. Dibuatnya aplikasi tersebut bermula dari keprihatinan Arif mengenai anak Indonesia yang sudah jarang dibacakan dongeng oleh ibu atau neneknya. “Ketika saya masih kecil, saya itu suka dibacakan dongeng oleh Eyang, tetapi sekarang kok saya enggak pernah lihat kondisi itu lagi. So, kami buat I-dongeng. I-dongeng itu rencana launching-nya tahun depan insya Allah Januari,” ungkapnya.

Sumber : https://ausbildung.co.id/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *