Renovasi Agar Sirkulasi Lancar Bagian 2

• Perubahan pada lantai 1 adalah ruang tamu dan ruang tidur kecil saya bongkar dan menggeser serta menambahkan 2 ruang tidur di tempat tersebut, dengan memanfaatkan bentuk tapak yang ada. Ruang tidur di tengah saya geser agar ruang tengah— yang berupa ruang keluarga dan ruang makan—bisa menjadi lebih luas dan terbuka. Dengan penambahan ruang tidur pada lantai 1 ini, berarti ruang tamu harus dikorbankan, agar bentuk ruang bisa lebih optimal dan terbuka.

Baca juga : Distributor Genset di Makassar

• Dengan 5 ruang tidur di lantai 1 ini, sebetulnya agak dipaksakan, karena dengan demikian ruang-ruang tidur akan menjadi berderet agar bisa terletak di area yang privat. Namun tetap saja karena adanya keterbatasan ruang, tapak dan peraturan, harus ada ruang tidur yang terpisah berada di area atau zona yang tidak sama. Satu ruang tidur terpaksa berada di area atau zona servis, berdekatan dengan dapur dan berada di bawah ruang jemur.

• Ruang keluarga dan ruang makan—sebagai tempat berkumpul keluarga—berada di tengah rumah. Ruangan ini terbuka dan menjadi satu, sehingga kegiatan di ruang tersebut dapat dilakukan bersama. Teras belakang dapat Anda biarkan senantiasa terbuka untuk kenyamanan sirkulasi udara. Bukaan-bukaan dan jendela juga saya buat maksimum agar udara dapat mengalir dan bergerak dengan baik.

• Kemudian untuk permintaan Anda akan garasi tidak mungkin dapat saya penuhi, karena dapur saya geser ke depan, sehingga hanya bisa menyisakan ruang terbuka untuk carport. Namun dengan keuntungan bentuk tapak yang melebar di muka, Anda bisa menjadikan sebagian halaman depan menjadi carport tambahan, dengan menambahkan perkerasan ramah lingkungan berupa paving atau grass block.

• Lantai 2—yang merupakan area servis—dihubungkan oleh tangga putar yang terletak di belakang ruang tidur 1 (ruang nomer 6). Area servis berupa ruang tidur pembantu dan cuci jemur. Seandainya Anda berencana menambahkan ruangan lagi di lantai 2, Anda harus membuat tangga penghubung. Penambahan tangga harus mengorbankan satu ruang tidur, sehingga ruang tidur yang dijadikan tangga harus dipindahkan ke lantai 2. Demikian jawaban yang saya berikan, semoga bisa menjadi inspirasi untuk Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *